Musda Golkar Ambon Memanas Lima Pengurus Kecamatan “Demo” Pencopotan Sepihak oleh Ely Toisuta

Redaksi Cahya Timur
A-AA+A++

CahyaMaluku.com – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X Partai Golkar Kota Ambon di Hotel Swiss-Bel Ambon diwarnai aksi demonstrasi dari lima Pengurus Kecamatan (PK) Golkar, yang memprotes keputusan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Golkar Kota Ambon, Ely Toisutta, terkait penunjukan pelaksana tugas (Plt) pengurus di tingkat kecamatan.

Aksi protes berlangsung di luar arena Musda, sementara proses musyawarah tetap berjalan di dalam gedung hotel.

Dalam aksi tersebut, massa berorasi sekaligus membentangkan spanduk yang bertuliskan, “Ely Toisutta Menghalalkan Segala Cara untuk Menjadi Ketua DPD Golkar Kota Ambon.”

Selain itu, beberapa bagian spanduk juga bertuliskan “Musda Inkonstitusional”, “Plt Berpotensi Merusak Partai”, “Plt Kota Ambon Gagal”, “Stop Musda”.

Spanduk-spanduk itu menjadi bentuk ekspresi kekecewaan para pengurus kecamatan terhadap kebijakan yang mereka persoalkan.

Para pengurus kecamatan menilai penunjukan Plt di tingkat kecamatan dilakukan secara sepihak, tanpa penjelasan dan komunikasi yang memadai dengan para ketua PK yang terdampak keputusan tersebut.

Mereka juga mempertanyakan alasan dibalik kebijakan itu dan meminta Ely Toisuta memberikan penjelasan secara terbuka.

Dalam orasinya, salah seorang peserta aksi mendesak agar pimpinan partai tidak mengabaikan aspirasi pengurus di tingkat kecamatan. Mereka menilai komunikasi dan dialog seharusnya dilakukan sebelum keputusan yang menyangkut kepengurusan diambil.

“Ini demokrasi. Ibu harus menjelaskan kepada kami. Kami datang untuk meminta penjelasan, tetapi sampai sekarang tidak ada penjelasan,” demikian inti protes yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Para demonstran menegaskan, persoalan ini bukan sekadar menyangkut pergantian kepengurusan, melainkan juga hak pengurus kecamatan untuk mendapatkan penjelasan mengenai keputusan organisasi yang berdampak langsung terhadap posisi mereka.

Aksi tersebut memperlihatkan adanya ketegangan internal menjelang dan selama pelaksanaan Musda X Golkar Kota Ambon.

Perbedaan sikap antara pimpinan pelaksana tugas dan sejumlah pengurus kecamatan kini menjadi persoalan yang membutuhkan klarifikasi serta penyelesaian melalui mekanisme organisasi partai.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan dari Ely Toisuta mengenai alasan penunjukan Plt pengurus kecamatan maupun tanggapannya terhadap tuntutan para demonstran lantaran masih di arena Musda.

Klarifikasi dari pihak Ely Toisuta dan penjelasan mengenai dasar keputusan tersebut diperlukan agar persoalan ini dapat dipahami secara utuh. (NUW)